Sertijab Kepala MAN 2 Pati: Arif Baehaqi Gantikan Moh Kodri, Harapan Baru untuk Madrasah

Oleh Badil Cadoc Erik 16 Apr 2026, 00:21 WIB 14 Views

Karesidenan.com – 16 April 2026 | Serah terima jabatan Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pati dilaksanakan secara resmi pada Selasa, 15 April 2026 di halaman sekolah. Acara dihadiri oleh jajaran guru, tenaga kependidikan, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pati, pengawas madrasah, serta para Kepala Madrasah Aliyah Negeri se‑ekas Pati, menandai momentum penting dalam kepemimpinan pendidikan setempat.

Upacara dimulai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan memori jabatan oleh Moh Kodri, S.Pd., S.Kom., M.Pd., yang selama ini memimpin MAN 2 Pati. Memori jabatan tersebut kemudian diserahkan kepada Arif Baehaqi, S.Pd., M.Si., mantan Kepala MAN Purworejo, yang secara resmi menerima mandat baru sebagai Kepala MAN 2 Pati.

Dalam sambutannya, Moh Kodri menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga madrasah atas dukungan dan kerja sama selama masa kepemimpinannya. Ia menegaskan bahwa program-program strategis dan prestasi yang telah dirintis harus terus dilanjutkan dan ditingkatkan oleh penerusnya. “MAN 2 Pati punya potensi besar. Saya yakin di bawah kepemimpinan Bapak Arief Baehaqi, madrasah ini akan semakin maju dan berprestasi,” ujarnya dengan nada optimis.

Arif Baehaqi, yang menerima jabatan baru, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program prioritas sekaligus memperkuat budaya madrasah yang religius, inovatif, dan berkarakter. Ia mengajak seluruh guru dan pegawai untuk bersatu membangun MAN 2 Pati yang lebih baik. “Mohon dukungan dan kolaborasi semua pihak. Mari kita jaga amanah ini bersama demi kemajuan peserta didik dan nama baik madrasah,” kata Arif dalam pidatonya.

Tak hanya menyampaikan visi, Arif juga menyampaikan rasa terima kasih kepada guru‑guru MAN Purworejo yang mengantarkannya ke Pati. “Tentu saya sangat berterima kasih kepada seluruh sahabat‑sahabat saya, jajaran guru dan semuanya yang hadir mengantarkan saya ke sini. Hampir 100 orang ini, naik 2 bus langsung dari Purworejo. Alhamdulillah kita bertambah saudara di Pati,” ungkapnya, menekankan pentingnya sinergi antar‑madrasah.

Latar belakang kepindahan Arif Baehaqi ke MAN 2 Pati adalah pengangkatan resmi yang menggantikan Moh Kodri, yang kini dipindahkan tugas kembali ke MAN 1 Pati. Perpindahan ini mencerminkan kebijakan internal Kementerian Agama yang menyesuaikan penempatan kepala madrasah berdasarkan kebutuhan dan potensi masing‑masing institusi.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Moh Kodri selama menjabat di MAN 2 Pati. Ia menilai bahwa banyak prestasi yang diraih sekolah berkat dedikasi dan kerja keras Kodri, sehingga nama Kabupaten Pati semakin dikenal di tingkat regional. “Saya betul‑betul berterima kasih kepada pak Moh Kodri, kita tahu dedikasi beliau luar biasa. Ini dapat kita rasakan bukan hanya di kalangan internal saja namun hingga kalangan masyarakat merasakan,” ujar Syaiku.

Syaiku menambahkan harapannya agar kepala madrasah baru, Arif Baehaqi, dapat segera beradaptasi, membawa inovasi, dan meningkatkan mutu pendidikan di MAN 2 Pati. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

Peralihan kepemimpinan ini dipandang sebagai titik tolak bagi MAN 2 Pati untuk memperkuat kualitas akademik, menambah program ekstrakurikuler berbasis keagamaan, serta meningkatkan sarana prasarana. Dengan dukungan Kemenag, pemerintah Kabupaten Pati, serta semangat internal madrasah, diharapkan prestasi siswa dapat meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Kesimpulannya, penunjukan Arif Baehaqi sebagai Kepala MAN 2 Pati bukan sekadar pergantian nama, melainkan upaya strategis untuk memaksimalkan potensi pendidikan di wilayah Pati. Komitmen bersama antara pimpinan baru, guru, staf, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi madrasah yang lebih maju, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.

Komentar (0)