HMI dan HIPKA Salurkan Bantuan di Guntur, Demak Usai Banjir Hebat
Karesidenan.com – 14 April 2026 | Demak, 14 April 2024 – Banjir bandang yang melanda wilayah Guntur, Kecamatan Demak pada akhir pekan lalu menimbulkan kerusakan luas, menghancurkan rumah-rumah penduduk, serta mengakibatkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal sementara. Menanggapi situasi darurat tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Sultan Fatah Demak bersama Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Demak turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo.
Tim relawan HMI dan HIPKA tiba di lokasi pada Selasa (14/4) pagi hari, membawa paket bantuan yang terdiri dari kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, dan peralatan kebersihan. Bantuan tersebut disalurkan secara terorganisir melalui posko sementara yang dibangun di balai desa, dengan melibatkan tokoh masyarakat setempat serta aparat kepolisian untuk menjaga keamanan dan kelancaran proses distribusi.
Sementara itu, Ketua Pengurus HIPKA Demak, Rudi Hartono, menambahkan bahwa kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat merupakan bagian integral dari tanggung jawab sosial perusahaan. “HIPKA berkomitmen untuk berperan aktif dalam penanggulangan bencana, baik melalui bantuan materiil maupun tenaga sukarelawan. Kolaborasi dengan HMI memungkinkan kami menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan,” kata Rudi.
Daftar lengkap barang yang disalurkan meliputi:
- 200 paket beras 5 kilogram
- 150 paket mie instan
- 120 botol minyak goreng 1 liter
- 300 set pakaian layak pakai (kaos, celana, jilbab)
- 100 paket sabun mandi dan sikat gigi
- 50 karung pasir untuk penanggulangan genangan air
Selain bantuan material, tim HMI dan HIPKA juga memberikan penyuluhan singkat mengenai cara mengelola air bersih dan mencegah penyebaran penyakit menular yang biasanya meningkat setelah banjir. Penyuluhan tersebut dipandu oleh tenaga medis sukarelawan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Demak yang hadir bersama relawan.
Warga yang menerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Salah satu penerima manfaat, Ibu Siti Nurhaliza, seorang ibu rumah tangga yang kehilangan sebagian besar harta rumahnya, mengatakan, “Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Tanpa bantuan, kami tidak tahu harus bagaimana menghidupi anak‑anak kami selama masa pemulihan.”
Selain distribusi barang, tim HMI dan HIPKA turut berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak untuk mengidentifikasi rumah‑rumah yang masih membutuhkan perbaikan struktural. Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan meminimalisir risiko terulangnya kerusakan serupa pada musim hujan berikutnya.
Pemerintah Kabupaten Demak melalui Sekretaris Daerah, Drs. H. Slamet, menyambut baik inisiatif HMI dan HIPKA. “Kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan pemerintah merupakan kunci dalam penanganan bencana. Kami menghargai kontribusi mereka yang memberikan harapan baru bagi warga Guntur,” ujar Slamet dalam pernyataan resmi.
Secara umum, banjir yang melanda Guntur dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang berlangsung selama tiga hari berturut‑turut, mengakibatkan meluapnya sungai Pemali. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat curah hujan mencapai 250 milimeter dalam 24 jam, melampaui ambang batas normal untuk wilayah tersebut.
Kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, dengan lebih dari 1.200 rumah mengalami kerusakan ringan hingga berat. Pihak berwenang masih melakukan pendataan lengkap untuk menentukan besaran kerugian dan langkah penanggulangan jangka panjang.
Dalam rangka menanggulangi dampak jangka panjang, HMI dan HIPKA berencana melanjutkan program bantuan melalui penyaluran paket sembako bulanan dan program pelatihan keterampilan bagi warga yang kehilangan mata pencaharian. Rencana tersebut akan dilaksanakan berkoordinasi dengan lembaga sosial setempat serta donor internasional yang telah menunjukkan minat untuk berkontribusi.
Keberhasilan penyaluran bantuan pada hari Selasa menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi bencana alam. Dengan menggabungkan sumber daya manusia, material, dan jaringan relawan, HMI serta HIPKA berhasil memberikan bantuan tepat waktu kepada ribuan warga yang membutuhkan, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah krisis.
Ke depannya, diharapkan seluruh pihak—pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta dunia usaha—akan terus memperkuat koordinasi dan memperluas jaringan bantuan untuk memastikan setiap korban bencana di Demak dapat bangkit kembali dengan lebih cepat dan lebih kuat.

Komentar (0)