Ketua TP PKK Kudus Endhah Sam’ani Intakoris Salurkan Bantuan untuk Korban Rumah Roboh di Wergu Kulon dan Ploso
Karesidenan.com – 20 April 2026 | Ketua Tingkat Pertama (TP) PKK Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris, memimpin penyaluran bantuan kepada warga yang mengalami musibah rumah roboh di dua wilayah, yaitu Wergu Kulon dan Ploso. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (tanggal tidak disebutkan) dengan tujuan meringankan beban keluarga yang terdampak serta memulihkan kondisi kehidupan sehari-hari mereka.
Insiden rumah roboh yang terjadi di Wergu Kulon dan Ploso menelan korban material signifikan. Di Wergu Kulon, tiga rumah hancur total akibat tanah longsor yang dipicu hujan lebat, sementara di Ploso terdapat dua rumah yang mengalami kerusakan parah sehingga tidak layak huni. Total ada tujuh keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan harus mencari tempat tinggal sementara.
Menanggapi situasi tersebut, Endhah Sam’ani Intakoris bersama tim PKK Kudus menyiapkan paket bantuan yang meliputi bahan makanan pokok, perlengkapan kebersihan, pakaian, serta uang tunai untuk kebutuhan darurat. Bantuan tersebut dibagikan secara merata kepada masing‑masing kepala keluarga korban.
- 1,5 kilogram beras
- 500 gram gula pasir
- 2 liter minyak goreng
- Paket sembako tambahan (mie, susu, dan telor)
- Pakaian layak pakai untuk anak-anak
- Uang tunai senilai Rp 500.000 per keluarga
Dalam sambutannya, Endhah Sam’ani Intakoris menekankan pentingnya gotong‑royong dan peran aktif lembaga sosial dalam menangani bencana lokal. “Kami di PKK selalu siap menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan sedikit kelegaan dan membantu keluarga korban memulai proses pemulihan,” ujarnya.
Beberapa korban mengungkapkan rasa terima kasih atas kecepatan penyaluran bantuan. Salah satu kepala keluarga di Wergu Kulon, Sri Wahyuni, menyatakan, “Tanpa bantuan ini, kami tidak akan mampu membeli kebutuhan dasar. PKK telah memberikan harapan baru bagi kami.” Di Ploso, Budi Santoso menambahkan, “Selain bantuan material, kehadiran Endhah Sam’ani dan tim PKK memberi rasa aman karena kami tidak merasa ditinggalkan.”
Pihak Pemerintah Kabupaten Kudus juga memberikan dukungan logistik dan mengirimkan tim relawan untuk membantu proses distribusi. Koordinator penanggulangan bencana daerah, Rina Suryani, menyampaikan, “Kolaborasi antara pemerintah, PKK, dan masyarakat sangat krusial untuk mempercepat pemulihan. Kami akan terus memantau kebutuhan lanjutan, termasuk perbaikan rumah yang hancur.”
Penyaluran bantuan ini tidak hanya berfokus pada kebutuhan fisik, tetapi juga mengedepankan pemulihan mental korban. PKK Kudus mengadakan sesi pendampingan psikososial secara sukarela dengan melibatkan kader kesehatan setempat, guna membantu keluarga yang mengalami trauma akibat kehilangan tempat tinggal.
Ke depan, Endhah Sam’ani Intakoris berjanji akan terus memantau situasi di Wergu Kulon dan Ploso, serta menyiapkan program rehabilitasi jangka panjang, termasuk pembangunan kembali rumah sementara yang lebih aman. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kudus untuk berpartisipasi dalam upaya pemulihan, baik melalui donasi maupun relawan.
Dengan penyaluran bantuan yang tepat waktu dan terkoordinasi, diharapkan para korban rumah roboh dapat segera kembali ke kehidupan normal. Upaya bersama ini menjadi contoh nyata sinergi antara lembaga kemasyarakatan dan pemerintah dalam menghadapi bencana alam di tingkat lokal.
Komentar (0)