The Joeys Meroket: Dominasi Timnas Australia U-17 di Piala AFF U-17 2026
Karesidenan.com – 15 April 2026 | Tim Nasional Australia U-17, yang dikenal dengan julukan The Joeys, melanjutkan penampilan gemilangnya dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Setelah menorehkan kemenangan telak 12-0 melawan Brunei Darussalam pada laga pembukaan, skuad muda asal Sydney ini menambah satu poin krusial dengan mengalahkan Singapura U-17 1-0 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Hasil tersebut menegaskan posisi Australia di puncak klasemen sementara Grup C dengan total enam poin, sekaligus menyiapkan pertarungan sengit melawan Kamboja pada laga penutup grup.
Berikut rangkuman singkat perjalanan Australia di fase grup:
| Pertandingan | Skor | Poin |
|---|---|---|
| Australia vs Brunei | 12-0 | 3 |
| Australia vs Singapura | 1-0 | 3 |
Keunggulan ofensif terlihat jelas pada laga pertama, di mana 13 gol tercipta tanpa satu pun kebobolan. Meskipun pada laga kedua Australia harus menahan diri hingga menit tambahan, gol penentu datang dari Luke Becvinovski pada menit ke-95. Tendangan jarak jauh yang menembus gawang Singapura itu menjadi sorotan utama, menandai debut penting Becvinovski di panggung internasional.
Selain Becvinovski, beberapa nama lain turut berperan penting. Aston James Reid, gelandang kreatif, kerap menjadi penggerak serangan dengan dribel tajamnya, sementara penyerang utama Australia, yang belum disebutkan namanya dalam laporan, berhasil menyiapkan ruang bagi Becvinovski untuk mengeksekusi peluang di area pertahanan lawan.
Defensi Australia juga patut diacungi jempol. Selama dua pertandingan, tim ini belum kebobolan satu pun gol, menegaskan disiplin taktis yang diterapkan oleh pelatih kepala. Pertahanan yang rapat memaksa Singapura harus bermain menahan, sementara Kamboja, lawan berikutnya, menunjukkan kemampuan menyerang yang cukup berbahaya lewat gol tunggal Sok Krya pada menit ke-26 melawan Brunei.
Jadwal selanjutnya menuntut Australia untuk menjaga konsistensi. Laga penutup grup melawan Kamboja akan digelar pada Jumat, 17 April 2026, pukul 15.30 WIB, di stadion yang sama. Kamboja saat ini menempati posisi runner‑up grup dengan empat poin, sehingga pertemuan ini akan menjadi penentu siapa yang akan melaju ke semifinal sebagai juara grup C. Jika Australia tetap tak kebobolan, mereka akan melaju dengan total sembilan poin, sementara Kamboja harus menambah tiga poin untuk menyamai atau melampaui Australia.
Selain persaingan di dalam grup, hasil ini juga memengaruhi peringkat runner‑up terbaik antar grup. Dengan enam poin, Australia mengamankan tempat sebagai juara grup, sementara Indonesia U‑17 yang sempat berada di puncak klasemen runner‑up kini turun ke posisi kedua setelah Kamboja mengumpulkan empat poin. Hal ini menambah tekanan pada tim-tim lain di grup A dan B yang masih berjuang meraih tiket semifinal.
Secara statistik, performa Australia dapat dirangkum dalam tiga poin utama:
- Gol yang dicetak: 13 gol dalam dua pertandingan.
- Kebobolan: 0 gol.
- Poin total: 6 poin, menempati puncak Grup C.
Keberhasilan ini tidak lepas dari persiapan intensif tim, termasuk sesi taktik yang menekankan pressing tinggi dan transisi cepat. Pelatih juga menekankan pentingnya kedisiplinan mental, terutama dalam menghadapi tekanan menit tambahan seperti yang terjadi melawan Singapura.
Dengan dukungan penuh para suporter di Sidoarjo, The Joeys kini menatap peluang besar untuk melaju ke semifinal dan, jika semua berjalan lancar, menantang tim-tim kuat lain seperti Indonesia, Thailand, atau Vietnam. Penampilan gemilang ini menambah ekspektasi publik terhadap generasi muda sepak bola Australia yang diprediksi akan menjadi tulang punggung tim senior dalam beberapa tahun ke depan.
Kesimpulannya, Australia U‑17 telah menunjukkan kombinasi serangan mematikan, pertahanan kokoh, dan mental juara yang sulit ditandingi di grup C. Jika mereka mampu mempertahankan konsistensi ini, peluang besar terbuka bagi The Joeys untuk menutup turnamen dengan medali emas, sekaligus menegaskan dominasinya di kancah sepak bola junior Asia Tenggara.
Komentar (0)