oleh

Inilah Niat dan Keutamaan Puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah

Karesidenan.com – Sebelum merayakan Hari Raya Idul Adha, umat Islam biasanya menjalankan Puasa Sunah yang bernilai pahala luar biasa yaitu Puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah. Apa perbedaan dua puasa tersebut ?

Berdasarkan hasil sidang Isbat Kementrian Agama, Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah atau 20 Agustus 2018, sedangkan Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah atau 21 Agustus 2018.

Niat dan Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Keutamaan puasa Tarwiyah yaitu bisa menghapus dosa yang dibuat tahun lalu. Adapun, niat puasa Tarwiyah sebagai berikut.

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.

Terjemahannya, “Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.”

Sedangkan keutamaan Puasa Arafah, yaitu dihapuskan segala dosa selama satu tahun yang lalu, dan setahun yang akan datang serta akan dijaga Allah untuk tidak berbuat dosa atau maksiat.

Hal itu sebagaimana dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan Abu Qatadah al-Anshari RA.

“Dan Rasulullah SAW ditanya tentang berpuasa di hari Arafah. Maka, baginda bersabda, ‘Ia menebus dosa setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang’.” (HR Imam Muslim).

Mau menunaikan puasa Arafah dan belum tahu niatnya? Dalam mazhab Syafi’i, lafal niat puasa Arafah sebagai berikut:

Nawaitu shouma ‘arofata lillaahi ta’aalaa

Tejemahannya: saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed