Karesidenan.com, KARANGANYAR – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ternyata memiliki kenangan tak terlupakan tentang Jeruk Keprok.
Tepatnya saat Ganjar masih kecil dan tinggal di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
Bahkan cerita Ganjar dan Jeruk Keprok Tawangmangu sempat menjadi atensi Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri.
Kenangan itu dituturkan Ganjar Pranowo saat bernostalgia menyusuri jalanan kampung masa kecilnya di Tawangmangu, Senin (2/5/2022) malam.
Ganjar bercerita bahwa dulu di belakang rumahnya ada kebun dengan berbagai tanaman.
Mulai singkong, sayuran, buah-buahan seperti apel, alpukat, dan jeruk.
“Dulu juga ada tanaman apel, jeruk. Jeruk yang sangat terkenal dari Tawangmangu itu Jeruk Keprok. Ini dulu pernah kena virus dan hari ini sedang coba dihidupkan lagi. Kayaknya berhasil,” ujar Ganjar.
Ganjar masih duduk di bangku sekolah dasar saat virus menyerang tanaman jeruk keprok di Tawangmangu.
Waktu itu sampai ada tim khusus dari Jepang untuk menangani virus tersebut hingga akhirnya sekarang masih terus tumbuh di sana.
“Saya ingat, dulu waktu jeruk kena virus itu datang tim dari Jepang. Saya masih ingat betul, itu waktu SD. Baru tahu ternyata pohon jeruk itu diinfus. Termasuk jeruk yang di rumah itu dulu ditempeli infus. Apakah itu eksperimen atau memang tenaga yang disiapkan untuk merawat dan menghidupkan kembali pohon yang diserang virus itu,” kenang Ganjar.
Kemudian saat Ganjar dewasa, ia sempat ditanya oleh Megawati Soekarnoputri tentang kampung halamannya dan komoditas jeruk keprok yang sempat jatuh.
“Pada suatu saat saya ditanya sama Bu Mega, ‘Di Tawangmangu itu tempat lahirmu ya, dulu ada jeruk keprok.’ Iya, Bu. Sekarang mulai tumbuh lagi, mulai hidup lagi. Saya dulu pernah kirim beberapa untuk beliau lihat,” kata Ganjar sembari mengulang dialognya dengan Megawati tentang jeruk keprok Tawangmangu.