Dengan demikian, perharinya Paini hanya berani membawa dagangan telur ayam pedaging ke Pasar Puri Baru sejumlah 15 kilogram saja. Namun itupun terjual habis dalam 2 hari.

“Barang agak sulit tidak seperti biasa, dulu jualan perhari 30 kilogram habis. Kalo sekarang hanya berani 15 kg habis dua hari,”ujar dia.

Sementara itu, Yani salah seorang pembeli telur ayam pedaging di Pasar Puri Baru terpaksa mengambil diharga tinggi. Pasalnya ia juga membutuhkan untuk dijual lagi di rumahnya.

“Meskipun tinggi tetap beli, soalnya aku pedagang dijual lagi di rumah, keuntungan aku ngambil hanya seribu. Semoga bahan sembako diturunkan terutama harga telur ayam,” harapnya. ***