Bupati Kudus Instruksikan Pemeriksaan Oknum Pegawai RSUD Terkait Video Asusila yang Viral

KARESIDENAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mengambil langkah tegas menyikapi beredarnya video asusila yang viral di media sosial dan diduga melibatkan oknum pegawai RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memastikan pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini secara serius sesuai aturan yang berlaku.
Sam’ani mengatakan dirinya telah memerintahkan Inspektorat bersama jajaran direksi RSUD untuk menggelar pemeriksaan menyeluruh terhadap oknum yang muncul dalam rekaman tersebut. Pemeriksaan ini akan mengacu pada regulasi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun aturan internal lembaga.
“Saya perintahkan kepada Inspektur dan Pak Direktur untuk melakukan pemeriksaan. Setelah itu akan kita lanjutkan dengan rapat koordinasi sesuai aturan,” ujar Sam’ani.
Dalam pernyataannya, Bupati juga menegaskan bahwa proses pemeriksaan akan berjalan objektif dan profesional, serta tetap menjunjung tinggi hak jawab bagi pihak yang diperiksa. Jika terbukti melanggar kode etik atau disiplin, Pemkab akan mengambil langkah lanjutan, termasuk kemungkinan pemberian sanksi administratif.
Video berdurasi sekitar 50 detik itu sebelumnya viral setelah diunggah oleh akun media sosial yang memuat dugaan tindakan tidak pantas antara dua orang di sebuah ruangan tertutup di lingkungan rumah sakit. Unggahan ini kemudian memicu kecaman publik karena dikaitkan dengan fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah.
Pemkab Kudus berharap masyarakat dapat bersabar menunggu hasil pemeriksaan resmi yang sedang berlangsung.





Komentar (0)